You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Siakin
Desa Siakin

Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Provinsi Bali

Percepat Pencairan BLT Dana Desa, Pemdes Siakin Lakukan Verifikasi Calon Penerima

I Gede Indria 25 April 2020 Dibaca 241 Kali
Percepat Pencairan BLT Dana Desa, Pemdes Siakin Lakukan Verifikasi Calon Penerima

Menindaklanjuti perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 menjadi Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 yang salah satunya memuat aturan tentang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dana Desa) maka Pemerintah Desa Siakin melakukan rapat tentang penentuan calon penerima BLT pada Sabtu (25/04/2020) yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Siakin. Rapat ini dipimpin langsung oleh Perbekel Siakin I Gede Disi, S.Pd.B didampingi Pendamping Desa I Made Antara, A.Md serta diikuti oleh Kepala Kewilayahan masing-masing.

Pendamping Desa I Made Antara menyebutkan bahwa sasaran penerima BLT paling utama tentu saja keluarga miskin non Program Keluarga Harapan (PKH) atau masyarakat yang miskin yang belum menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Selain itu, BLT juga akan diberikan pada masyarakat yang belum mendapatkan manfaat Kartu Prakerja, kehilangan mata pencaharian, belum terdata (exlusion error) dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis. 

Lanjut I Made Antara menjelaskan bahwa keluarga miskin calon penerima manfaat BLT Dana Desa harus memenuhi 9 (sembilan) dari 14 (empat belas) yang ditetapkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia yang dipertegas dengan surat edaran Bupati Bangli Nomor 900/172/DPMD tertanggal 13 april 2020.

14 Kriteria Kemiskinan Menurut KEMENSOS RI, meliputi :
  1. Luas Lantai Bangunan Tempat Tinggal Kurang dari 8 M2 per Orang.
  2. Jenis Lantai Tempat Tinggal Terbuat dari Tanah/Bambu/Kayu Murahan.
  3. Jenis Dinding Tempat Tinggal dari Bambu/Rumbia/Kayu Berkualitas Rendah/Tembok Tanpa Diplester.
  4. Tidak Memiliki Fasilitas Buang Air Besar/Bersama-sama dengan Rumah Tangga Lain.
  5. Sumber Penerangan Rumah Tangga tidak Menggunakan Listrik.
  6. Sumber Air Minum berasal dari Sumur/Mata Air tidak terlindung/Sungai/Air Hujan.
  7. Bahan Bakar untuk Memasak sehari-hari adalah Kayu Bakar/Arang/Minyak Tanah.
  8. Hanya Mengkonsumsi Daging/Susu/Ayam dalam satu kali Seminggu.
  9. Hanya Membeli Satu Stel Pakaian Baru dalam Setahun.
  10. Hanya Sanggup Makan Sebanyak Satu/Dua Kali dalam Sehari.
  11. Tidak Sanggup Membayar Biaya Pengobatan di Puskesmas/Poliklinik.
  12. Sumber Penghasilan Kepala Rumah Tangga adalah : Petani dengan Luas Lahan 500 M2, Buruh Tani, Nelayan, Buruh Bangunan, Buruh Perkebunan dan atau Pekerjaan Lainnya dengan Pendapatan dibawah Rp. 600.000,- per Bulan.
  13. Pendidikan Tertinggi Kepala Rumah Tangga : Tidak Sekolah/Tidak Tamat SD/Tamat SD.
  14. Tidak Memiliki Tabungan/Barang yang Mudah dijual dengan Minimal Rp. 500.000,- seperti Sepeda Motor Kredit/Non Kredit, Emas, Ternak, Kapal Motor, atau Barang Modal Lainnya.

Adapun terkait metode perhitungan penetapan jumlah penerima manfaat BLT Dana Desa mengikuti rumus: 1) Desa penerima Dana Desa kurang dari Rp 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal sebesar 25ri jumlah Dana Desa. 2) Desa penerima Dana Desa Rp 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) sampai dengan Rp 1.200.000.000 (satu miliar dua ratus juta rupiah) mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal sebesar 30%. 3) Desa penerima Dana Desa lebih dari Rp 1.200.000.000 (satu miliar dua ratus juta rupiah) mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal sebesar 35ri jumlah Dana Desa. d) Khusus desa yang jumlah keluarga miskin lebih besar dari anggaran yang dialokasikan dapat menambah alokasi setelah mendapat persetujuan Pemerintah Kabupaten/Kota. Desa Siakin tahun anggaran 2020 menerima Dana Desa sebesar Rp. 930.044.000,-  (sembilan ratus tiga puluh juta empat puluh empat ribu rupiah) dengan alokasi maksimal penerima BLT Dana Desa sejumlah 155 KK.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2021 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,260,523,053 Rp2,265,489,000
99.78%
Belanja
Rp2,166,841,540 Rp2,361,079,816
91.77%
Pembiayaan
Rp95,590,816 Rp95,590,816
100%

APBDes 2021 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp0 Rp6,500,000
0%
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong
Rp78,038,000 Rp78,038,000
100%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp12,480,000 Rp5,000,000
249.6%
Dana Desa
Rp926,916,000 Rp926,916,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp49,118,000 Rp49,118,000
100%
Alokasi Dana Desa
Rp934,917,000 Rp934,917,000
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp175,000,000 Rp175,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp78,000,000 Rp78,000,000
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp1,237,636 Rp2,000,000
61.88%
Bunga Bank
Rp4,816,417 Rp10,000,000
48.16%

APBDes 2021 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,012,291,040 Rp1,093,132,512
92.6%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp711,033,500 Rp752,181,013
94.53%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp188,522,000 Rp225,535,291
83.59%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp254,995,000 Rp290,231,000
87.86%